Friday, January 15, 2010

Janji konstantinople,,,

Detik ini,
Akan ku surahkan,
Tentang sebuah janji,
Kisah suka,
Harapan yang makbul,
sirah yang didendangkan,



Konstantinople,
Hanyalah mimpi-mimpi indah,
Angan-angan mustahil,
Impian setiap sosok-sosok,
kampung yang di dambakan,
Harapan gila,
Manusia Hijaz,



Ketika,
ketika kau di soal,
Ketika kau di sebut-sebut,
ketika kau di terujakan,
ketika kau keluar dari bibir kudus,
Sang Penghulu utusan rabbani,
Kala itu kau di janjikan,



Yang mustahil,
Bertukar yakin,
Yang mimpi,
Bertukar jaga,
Yang gila,
Bertukar waras,
Yang angan,
Bertukar nyata,



ah!
Bukan gampang menggengammu,
Bukan mudah menundukkanmu,
Bukan senang mencantasmu,
Deritanya,
menembus dinding-dinding perkasamu,
Tembok-tembok kemegahan,
Menjadi payung-payung lindunganmu,




Hari,
Minggu,
bulan,
Tahun,
Dekad,
Berabad-abad
Cubaan 11 episod,
Kau masih Kebal,
Janji kudus mu,
Masih belum tertunai,




El-Fatih!
Pemuda solih,
Sang Raja Tawadduk,
Perancang teliti,
Memberi surah senyuman,
Pelaksana janji suci,


Tembok itu,
kau ganyangkan,
Terbarai penindasan isinya,
Bedilan urban,
Mencocok simbol angkuhmu,


Wahai Soldier surga,
Yang titis darah syahidnya,
Yang menggengam panji,
Yang menerbangkan bahtera,
Menukar daratan menjadi lautan,
Melangkah rantai lautan itu,



Khabarkan,
Cerita senyuman ini,
Janji kudus sudah tertunai,
Islambul sudah di bina,
Di atas hikmah al amir,
Di atas pekat darah assyahid,



-TongSampahSejarah-

2 comments:

Ibn Ali said...

Hmm, cool mer. Truskan. Move on. Lumat elok2 apa yang ana sebut.

TSS said...

ok abg amer hamzah,,thanx,,,byk lagi kne blaja,,,insyaallah,,,